pengertian kewarganegaraan digital menurut para ahlinya
Kewarganegaraan digital atau digital citizenship merupakan konsep penting di era teknologi modern seperti sekarang ini. Setiap orang yang menggunakan internet termasuk dalam warga digital, dan memiliki tanggung jawab untuk berperilaku baik, sopan, serta etis di dunia maya.
baca juga: 9 elemen dan 3 lingkungan dalam kewarganegaraan digital
Berikut pengertian kewarganegaraan digital menurut beberapa ahli:
1. Menurut Mossberger (2008)
Mossberger menjelaskan bahwa kewarganegaraan digital adalah mereka yang sering menggunakan teknologi untuk mendapatkan informasi politik dalam rangka memenuhi tugas sipil, serta yang menggunakan teknologi di tempat kerja untuk keuntungan ekonomi.
Artinya, seorang warga digital bukan hanya sekadar pengguna internet, tapi juga seseorang yang memanfaatkan teknologi untuk tujuan produktif seperti berpartisipasi dalam kegiatan sosial atau meningkatkan kesejahteraan ekonomi
2. Menurut Rible (2013)
Rible mendefinisikan kewarganegaraan digital sebagai sarana yang membantu guru, orang tua, dan siapa pun dalam menggunakan teknologi untuk kepentingan sehari-hari dengan cara yang wajar.
Jika penggunaannya berlebihan, hal ini justru bisa menimbulkan ketergantungan. Jadi, keseimbangan dan kesadaran menjadi hal penting agar teknologi benar-benar bermanfaat tanpa menimbulkan dampak negatif
3. Menurut Collier (2019)
Collier mendefinisikan kewarganegaraan digital sebagai cara berpikir kritis dan membuat pilihan etis terhadap konten yang dipublikasikan melalui media digital.
Artinya, warga digital perlu memahami bagaimana melihat, menulis, serta menyebarkan informasi secara bijak agar tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain
WARGA DIGITAL DAN PERANANNYA
Warga digital adalah orang yang sadar akan hal baik dan buruk di dunia maya, memiliki kecerdasan dalam berteknologi, serta bisa membuat pilihan yang tepat dalam menggunakan internet.
Mereka menggunakan teknologi informasi untuk membentuk komunitas, bekerja, belajar, bahkan berekreasi dengan bijak.
Contoh perilaku warga digital antara lain:
• Bermain dan berinteraksi di media sosial seperti Facebook atau Instagram dengan sopan.
• Menulis blog untuk berbagi ide dan pengalaman.
• Mencari informasi di forum online secara bijak dan kritis
KEWARGANEGARAAN DI DUNIA NYATA DAN DUNIA DIGITAL
Sekarang, kewarganegaraan tidak hanya mengacu pada tempat tinggal fisik seseorang. Kita juga memiliki identitas sebagai warga digital, karena kehidupan kita semakin terhubung dengan internet.
Namun, kebebasan di dunia digital juga menuntut tanggung jawab yang besar. Pemerintah tidak bisa mengawasi seluruh perilaku pengguna internet, sehingga setiap individu perlu sadar untuk menggunakan teknologi secara bijak.
Belakangan ini banyak perilaku tidak etis di dunia maya seperti komentar kasar, penyebaran hoaks, hingga pelanggaran privasi. Karena itu, penting bagi kita semua untuk menerapkan nilai-nilai kewarganegaraan digital agar dunia maya menjadi tempat yang aman dan nyaman
baca juga: konsep dari kewarganegaraan digital dan pelanggaran nya
KESIMPULAN
Kewarganegaraan digital bukan hanya kemampuan menggunakan internet, tetapi juga mencakup etika, tanggung jawab, dan kesadaran dalam berteknologi.Sebagai warga digital yang cerdas, kita harus mampu berpikir kritis, berperilaku sopan, dan menggunakan teknologi untuk hal-hal positif yang membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain
SUMBER
Mossberger, K., Tolbert, C. J., & McNeal, R. S. (2008).
Digital Citizenship: The Internet, Society, and Participation.
MIT Press.
🔗 https://direct.mit.edu/books/monograph/3275/Digital-CitizenshipThe-Internet-Society-and
Ribble, M. (2013).
Nine Elements of Digital Citizenship.
International Society for Technology in Education (ISTE).
🔗 https://www.iste.org/resources/pros
Astuti, S., & Wibowo, A. (2022).
Peran Literasi Digital dalam Pembentukan Etika Warga Digital di Indonesia.
Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 5(2).
🔗 https://journal.uny.ac.id/index.php/itp/
Komentar
Posting Komentar